Sebelumnya mari kita bersama-sama menyanyikan lagu yang sudah tidak asing lagi di kalangan penggemar musik bergenre punk rock berikut ini :
Now tell me why.....?
Why the Angels gonna cry
to see the way we live our lives, where this, the heart goes ?
Now tell me why...??
why the angels gonna cry
I close my eyes and a better place will it come true
penggalan lirik lagu Superman Is Dead di atas memunculkan opini bahwa di saat seperti sekarang ini para malaikat sedang bersedih. Dan di lirik di atas, Bobby Kold sang vokalis juga bertanya : Apa penyebab para malaikat bersedih ? Kalau kita mengingat kembali pada zaman Rasulullah SAW memang pernah seorang malaikat yang bernama Jibril bersedih hati. Hal ini terjadi pada saat Rasulullah sedang menyebarkan agama Islam di kota Thaif. Namun apa yang diterima Rasulullah ? Bukannya mendapat pengikut dari penduduk Tha'if tetapi beliau malah dihujat, dianiaya, dilempari dengan batu dan kotoran manusia. Bahkan Rasulullah dianggap gila. Ketika melihat Rasulullah diperlakukan seperti itu, Jibril sangat sedih. Karena amat sedihnya, Jibril menjadi marah kepada penduduk Tha'if. Jibril lalu turun ke bumi, bertemu Rasulullah dan menawarkan untuk mengangkat gunung lalu melemparnya kepada penduduk Tha'if. Namun beliau menolak dengan halus tawaran tersebut seraya berdoa : Ya Allah...berilah petunjuk kepada kaumku. Sesungguhnya mereka itu tidak mengetahui ( kebenaran ).
Di zaman ini pun sepertinya malaikat juga sedang bersedih.. Kita semua sudah melihat berbagai bencana terjadi hampir di seluruh permukaan bumi. Tsunami, banjir, badai, angin topan, gempa bumi, dan lain-lain. Semua itu terjadi karena rasa sedih para malaikat menyaksikan ulah para manusia. Karena atas izin Allah bencana itu terjadi di mana-mana.
Semakin hari manusia semakin bertindak anarkis. Saling membunuh demi mendapatkan harta dan jabatan adalah jalan yang wajib ditempuh. Uang hasil korupsi dan suap sudah menjadi makanan sehari-hari. Perzinahan menjadi hiburan paling top. Sehingga tidak heran jika terjadi banyak kerusakan di muka bumi. Hal ini selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur'an : "Telah tampak berbagai kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia".
Manusia tidak mau lagi mengamalkan ajaran-ajaran Rasulullah untuk saling tolong-menolong, saling menyayangi, tapi mereka lebih menyukai tindakan anarkis untuk mencapai tujuan mereka. Mereka cuma menuruti ego masing-masing. Secara tidak langsung mereka melukai hati Rasulullah dikarenakan mereka tidak mau mengamalkan ajaran beliau. Maka wajar apabila terjadi banyak bencana. Dulu Jibril hampir melemparkan gunung kepada penduduk Tha'if, tapi tidak jadi karena Rasulullah memberi maaf kepada penduduk Tha'if. Akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi yang bisa menghalangi para malaikat untuk terus membawa bencana kepada umat manusia.
Maka dari itu, kita sebagai santri, sebagai penerus bangsa, sebagai pembawa tongkat estafet ajaran-ajaran Rasulullah, marilah kita bersama-sama melaksanakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar sehingga tidak muncul lagi kerusakan di bumi dan para malaikat kembali tersenyum. Sehingga tempat yang lebih baik akan menjadi kenyataan.
Di zaman ini pun sepertinya malaikat juga sedang bersedih.. Kita semua sudah melihat berbagai bencana terjadi hampir di seluruh permukaan bumi. Tsunami, banjir, badai, angin topan, gempa bumi, dan lain-lain. Semua itu terjadi karena rasa sedih para malaikat menyaksikan ulah para manusia. Karena atas izin Allah bencana itu terjadi di mana-mana.
Semakin hari manusia semakin bertindak anarkis. Saling membunuh demi mendapatkan harta dan jabatan adalah jalan yang wajib ditempuh. Uang hasil korupsi dan suap sudah menjadi makanan sehari-hari. Perzinahan menjadi hiburan paling top. Sehingga tidak heran jika terjadi banyak kerusakan di muka bumi. Hal ini selaras dengan firman Allah dalam Al-Qur'an : "Telah tampak berbagai kerusakan di darat dan di laut karena ulah tangan manusia".
Manusia tidak mau lagi mengamalkan ajaran-ajaran Rasulullah untuk saling tolong-menolong, saling menyayangi, tapi mereka lebih menyukai tindakan anarkis untuk mencapai tujuan mereka. Mereka cuma menuruti ego masing-masing. Secara tidak langsung mereka melukai hati Rasulullah dikarenakan mereka tidak mau mengamalkan ajaran beliau. Maka wajar apabila terjadi banyak bencana. Dulu Jibril hampir melemparkan gunung kepada penduduk Tha'if, tapi tidak jadi karena Rasulullah memberi maaf kepada penduduk Tha'if. Akan tetapi sekarang sudah tidak ada lagi yang bisa menghalangi para malaikat untuk terus membawa bencana kepada umat manusia.
Maka dari itu, kita sebagai santri, sebagai penerus bangsa, sebagai pembawa tongkat estafet ajaran-ajaran Rasulullah, marilah kita bersama-sama melaksanakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar sehingga tidak muncul lagi kerusakan di bumi dan para malaikat kembali tersenyum. Sehingga tempat yang lebih baik akan menjadi kenyataan.

No comments:
Post a Comment